Ekonomi

APTIKNAS Apresiasi Global Sources Indonesia 2026

15
×

APTIKNAS Apresiasi Global Sources Indonesia 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Global Sources Indonesia 2026, yang resmi dibuka pada 17 September 2026 dan berlangsung hingga 19 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Ketua Umum APTIKNAS sekaligus Ketua Umum APKOMINDO dan Sekretaris Jenderal PERATIN, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., (Hoky) menilai Global Sources Indonesia memiliki arti strategis karena mempertemukan berbagai mata rantai dalam ekosistem perdagangan dan industri secara langsung.

“APTIKNAS mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin bersama Adhouse melalui penyelenggaraan Global Sources Indonesia sejak tahun 2024. Kami melihat Global Sources Indonesia sebagai platform yang strategis dalam mempertemukan pelaku industri TIK, distributor, supplier, dan dunia usaha, sekaligus membuka peluang business matching, memperluas jejaring, serta mendorong terciptanya berbagai bentuk kolaborasi dan kemitraan baru,” ujar Hoky di Jakarta, (16/9/2026).

Menurut Hoky, perkembangan Global Sources Indonesia dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa kebutuhan dunia usaha tidak lagi berhenti pada kegiatan pameran dan transaksi, tetapi semakin membutuhkan akses terhadap jaringan bisnis, sumber produk, teknologi, informasi pasar, dan mitra strategis.

“Dalam ekosistem bisnis yang semakin terhubung secara global, kemampuan pelaku usaha untuk memperoleh akses terhadap produk, teknologi, supplier, pasar, dan mitra yang tepat menjadi semakin penting. Karena itu, forum seperti Global Sources Indonesia dapat menjadi salah satu ruang yang mempertemukan kebutuhan tersebut secara langsung,” terangnya.

Global Sources Indonesia 2026 merupakan bagian dari upaya mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai sumber produk dan supplier dari pasar global, sekaligus membuka ruang bagi distributor, importir, retailer, pemilik brand, online seller, dan pelaku industri untuk membangun konektivitas bisnis serta menjajaki peluang kerja sama baru.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Global Sources Indonesia menghadirkan sekitar 800 booth dan menargetkan sekitar 22.000 pengunjung selama tiga hari. Berbagai kategori produk yang ditampilkan antara lain elektronik, peralatan rumah tangga dan dapur, hadiah dan suvenir, serta produk olahraga dan kebugaran.

Selain itu, penyelenggara juga menghadirkan LOCAL ICONS, sebuah paviliun khusus yang menjadi ruang bagi lebih dari 60 brand lokal Indonesia untuk memperluas visibilitas, membangun koneksi dengan konsumen, reseller, mitra ritel, dan membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas.

Global Sources Indonesia sendiri telah berkembang sejak penyelenggaraan perdananya yang didukung APTIKNAS di Indonesia sejak tahun 2024. Data penyelenggara mencatat penyelenggaraan 2024 menarik lebih dari 16.000 pengunjung, dengan lebih dari 600 supplier serta ratusan buyer dan pelaku usaha dari Indonesia maupun kawasan ASEAN. Pada 2025, penyelenggara juga mencatat lebih dari 1.000 sesi business matching.

“Indonesia memiliki pasar yang besar sekaligus ekosistem pelaku usaha yang sangat beragam. Tantangannya adalah bagaimana potensi pasar tersebut dapat terkoneksi dengan sumber produk, teknologi, dan mitra bisnis yang tepat. Di sinilah pentingnya kolaborasi antara asosiasi, penyelenggara pameran, dunia usaha, supplier, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,” jelas Hoky.