“Jadi tentunya saya sebagai pejabat baru akan konsolidasi internal dulu ke dalam, mempelajari sekaligus langsung bergerak cepat untuk penanggulangan,” pungkasnya.
Tantangan Integritas dan Pengawasan Anggaran
Kepemimpinan baru BNPB berlangsung di tengah sorotan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. Pada 13 Oktober 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang turut mengamankan Sestama BNPB Rustian. Dalam perkembangan awal, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, sementara Rustian tidak termasuk di antaranya.
Sorotan juga tertuju pada perkara dugaan korupsi BNPB sebelumnya yang menyeret Bima Setiawan, adik sekaligus tenaga ahli Kepala BNPB saat itu, Letjen TNI Suharyanto.
Rangkaian perkara tersebut memperkuat tuntutan publik agar BNPB meningkatkan transparansi pengadaan, memperketat pengawasan internal, dan memastikan anggaran penanggulangan bencana digunakan sesuai peruntukannya.
Kini, tantangan Kristomei bukan hanya mempercepat respons terhadap bencana, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel. Sebab, di tengah situasi darurat, keselamatan korban dan kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas.
