Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap dapat perkuat sinergi dan kolaborasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dalam hal pemberantasan korupsi.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto pasca Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
“Semoga bisa sinergi dan kolaborasi untuk pemberantasan korupsi yang lebih baik,” kata Setyo, Jumat (2/10/2026).
Setyo juga menyampaikan selamat kepada Suyudi yang telah dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kapolri di Istana Negara, pada Kamis 1 Oktober 2026.
“Saya mengucapkan selamat,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal (Polisi) Suyudi Ario Seto menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Prabowo juga melantik Komjen Wayu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Polri (Wakapolri).
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI (Keppres) Nomor 96 dan 97 tentang Pengangkatan Kapolri dan Wakil Kapolri (Wakapolri).
Dalam keputusan itu, Prabowo memberhentikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri dan Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri.






