“Saya menekankan agar melaksanakan serah terima dengan satuan lama sehingga program yang sudah diberikan bisa berkelanjutan, karena kalau tidak harus mulai dari nol dan itu susah,” ujar Danrem.
“Sebagaimana penekanan dari Pangdam, prajurit yang baru harus meningkatkan komsos dan binter. Jalin komunikasi dengan tokoh adat, tokoh masyarakat dan semua unsur sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik,” tegas Danrem mengingatkan.
Sebanyak 900 prajurit dari dua batalyon tersebut akan menggantikan Satgas Yonif 132/BS dan Yonif 143/TWEJ yang selama ini menjaga wilayah perbatasan mulai dari Kota Jayapura, Keerom, hingga ke Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.(Hasna)

















