Kapolres Barito Utara dalam amanatnya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya apel ini guna menyatukan tekad untuk saling bahu membahu serta pengecekan alat dan personil dalam menanggulangi bencana karhutla. Selain itu, data perbandingan yang diperoleh terkait karhutla di wilayah Kabupaten Barito Utara dari bulan Januari – September 2023 berjumlah 154 hot spot (titik panas).
“Melalui apel ini saya mengimbau seluruh unsur yang hadir agar lebih aktif bersama-sama melakukan kegiatan pencegahan, dengan patroli dan mensosialisasikan seruan untuk tidak membakar hutan dan lahan serta upaya lain yang produktif untuk mencegah terjadinya karhutla pada musim kemarau yang rentan terjadi kebakaran secara cepat dan menimbulkan kabut asap,” tutup Kapolres.(Ramli)


















