MEDIATIPIKOR.COM | Pengucapan pakta integritas oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar di hadapan Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menuai perhatian publik dan menjadi perbincangan di media sosial.
Sorotan muncul pada salah satu poin yang menyebutkan komitmen bekerja dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah daerah. Sejumlah warganet menilai redaksi tersebut berpotensi menimbulkan tafsir berbeda, terutama terkait orientasi pelayanan kepada masyarakat.
Pengamat sosial dan politik, M Nur, menilai frasa tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
“Secara substansi, pemerintah tentu hadir untuk melayani masyarakat. Karena itu, penting memastikan setiap pernyataan resmi mencerminkan semangat pelayanan publik,” ujar M Nur, Selasa (17/3/2026).
Sebelumnya, seluruh kepala OPD dan camat di jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menandatangani serta mengucapkan pakta integritas dalam sebuah kegiatan di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa pagi.
Menurut M Nur, kejelasan komunikasi publik menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Ia juga berharap ke depan program dan kinerja pemerintah semakin dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Yang terpenting adalah implementasi di lapangan, bagaimana kebijakan dan program benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” tambahnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat kinerja pelayanan publik dan meningkatkan kehadiran nyata di tengah masyarakat.



