Pusat Informasi Media Tipikor Nasional
Daerah  

Lebaran Yatim, Kemenag Aceh Besar Santuni 578 Yatim dan Difabel

Yahwa–sapan akrab Siafuddin menambahkan, kegiatan santunan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran Kementerian Agama dalam memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

“Bulan Muharram ini dikenal dengan bulan yatim. Seperti kata Menteri Agama tadi, ini diharapkan menjadi tradisi baru bagi kita, memperingati 10 Muharram dengan membebaskan anak-anak yatim dari berbagai kesulitan hidup,” ujarnya.

Peaceful Muharam tahun ini memberi perhatian pada berbagai isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti penguatan ketahanan keluarga, literasi keagamaan, kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas, pengembangan ekonomi umat, serta gerakan peduli lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, rangkaian Peaceful Muharam 1448 H diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat wajah agama yang menghadirkan kedamaian, memperluas kemanfaatan sosial, dan memperkokoh persaudaraan kebangsaan.

Acara Lebaran Yatim turut dihadiri Kasubbah Tata Usaha Azzahri, Kasi Pendidikan Madrasah Suryadi, Kasi Pendidikan Agama Islam Muhammad, Kasi PD Pontren Ikhram, Penyelenggara Zawa Munandar, Ketua UPZ Saiful Amri, Kasi Datun mewakili Kajari Aceh Besar, Kapolsek Darul Imarah mewakili Kapolres Aceh Besar, dan undangan lainnya. []