BeritaDaerah

Bupati Heriyus Buka Sinode GKE Expo 2026, Wadah UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

11
×

Bupati Heriyus Buka Sinode GKE Expo 2026, Wadah UMKM dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Puruk Cahu – Bupati Murung Raya, Heriyus, secara resmi membuka Sinode Umum XXV GKE Expo 2026 yang digelar di halaman Gereja Elioteria Christian Center, Puruk Cahu, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga 11 Juli 2026.

Pembukaan expo berlangsung meriah dan dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama dari berbagai denominasi, serta masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus mengapresiasi terselenggaranya Expo Sinode Umum XXV GKE yang dinilai tidak hanya menjadi bagian dari agenda gerejawi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat semangat pelayanan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Expo ini bukan hanya bagian dari perhelatan gerejawi, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha, UMKM, serta berbagai potensi daerah dari Murung Raya dan daerah lain,” ujar Heriyus.

Berbagai stan pameran turut memeriahkan kegiatan tersebut dengan menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari hasil kerajinan tangan, kuliner khas daerah, produk UMKM, hingga karya kreatif jemaat yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap pelaksanaan expo mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada peserta Sinode Umum maupun tamu yang datang dari berbagai wilayah.

Heriyus juga berharap momentum tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan, pelayanan, dan kolaborasi antara gereja, pemerintah, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Semangat persaudaraan, pelayanan, dan kolaborasi antara gereja, pemerintah dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.

(Fahriadi)