Anak-anak yatim membutuhkan lebih dari sekadar bantuan materi — mereka membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.
“Anak-anak yatim adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama. Mari kita hadir bukan hanya untuk memberikan sesuatu yang bisa diukur dengan angka, tetapi juga kehadiran yang membuat mereka merasa dihargai dan didukung. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, berbakti, dan membanggakan,” ujarnya.
Fery juga mengingatkan pesan luhur dalam Surah Ad-Duha ayat 9, agar kita tidak pernah membiarkan anak yatim diperlakukan tidak adil, melainkan selalu dilindungi dan didukung dengan kasih sayang yang tulus.
Menutup sambutannya, Bupati Fery mengajak seluruh elemen masyarakat, pemuka agama, tokoh masyarakat, dan warga umum untuk terus mempererat tali persaudaraan.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial, katanya, adalah kekuatan utama dalam membangun Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang maju, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya terlihat dari bangunan yang berdiri tegak, tetapi seberapa besar kebaikan dan manfaat yang kita hadirkan bagi sesama. Semoga langkah baik yang kita awali hari ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.
Acara berjalan lancar dan penuh kehangatan, dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Labusel M. Romado, Anggota DPRD Ruslan Tambak dan Habibi, Kapolsek Sungai Kanan, Perwakilan Danramil, Ketua Yayasan Darul Husna Ustadz Lukman Hakim Harahap, Ketua STAI Darul Husna Dr. Saifuddin L. Simbolon, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Camat, serta para undangan lainnya.






