Daerah

Pasokan Bibit Dikhawatirkan Kurang, TTI Minta Kementan Selamatkan Program Kelapa Genjah di Aceh

14

TTI juga meminta pengawasan diperkuat agar pembayaran dan serah terima didasarkan pada benih yang benar-benar tersedia, telah diperiksa, dan sesuai dengan ketentuan kontrak.

Keberhasilan program harus diukur dari bantuan yang diterima petani dalam kondisi layak tanam dan tepat waktu. Karena itu, Kementerian Pertanian diminta segera menjelaskan kondisi pasokan serta langkah konkret untuk mengatasi potensi hambatan.

Disarankan Pihak Kementan Libatkan Penangkar Lokal

TTI menyarankan Kementerian Pertanian melibatkan para penangkar bibit lokal di Aceh untuk mengatasi potensi kekurangan benih kelapa genjah dan mempercepat penyaluran bantuan kepada petani.

Menurut Koordinator TTI Nasruddin Bahar, pelibatan penangkar lokal perlu diawali dengan pendataan kapasitas produksi, ketersediaan stok, serta pemeriksaan mutu dan sertifikasi benih.

“Libatkan para penangkar bibit lokal di Aceh yang memenuhi persyaratan. Langkah ini dapat memperkuat pasokan, memudahkan distribusi dan pengawasan, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat,” ujar Nasruddin Bahar, Jumat (30/10/2026) di Banda Aceh.

Exit mobile version