Bedah Kasus Indosurya, Mahfud MD : Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Kejahatan

Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mohmodin, S.H., S.U., M.I.P.
Bagikan

Mediatipikor.com, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemko Polhukam RI) menggelar Bedah Kasus Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta, Kamis (9/3/2023), di Ruang Bima Kemenko Polhukam, Jakarta.

“Hari ini kami menggelar bedah Kasus Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta di Kemenko Polhukam. Saya hadir bersama Menkop UKM, Teten Masduki,” kata Menko Polhukam, Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mohmodin, S.H., S.U., M.I.P., (Mahfud MD) dalam keterangan tertulis.

Bedah Kasus Indosurya ini menghadirkan tiga nara sumber, yakni Jampidum Kejaksaan Agung, Fadil Zumhana, Deputi Perkoperasian Kemenkop UKM, Ahmad Zabadi, dan wakil dari Bareskrim Polri, dengan dipandu oleh Suparman Marzuki, mantan Ketua Komisi Yudisial.

“Usai paparan, para ahli yang hadir memberikan pandangan, Prof. Dr. Marcus Priyo Gunarto (guru besar FH UGM), Prof. Dr. Topo Santoso (guru besar FH UI), Prof. Dr. Amir Ilyas (guru besar FH Unhas), Prof. Dr. Sulistiowati (guru besar FH UGM), Dr. Siti Anisah (ahli hukum kepailitan dan korporasi dari UII) dan Dr. Parulian Paidi Aritonang (ahli hukum kepailitan dari UI). Hadir pula perwakilan dari ICJR, dan LeIP,” beber Mahfud.

Menurut Mafud, kasus penipuan dan kasus korupsi Indosurya ini tidak boleh berlanjut.

“Akan terus kita kejar dan kita lawan. Kita akan bedah putusan hakim kalimat per kalimat,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan Mahfud, terkait Kasus Indosurya tersebut akan diajukan upaya hukum kasasi, serta membuka kasus-kasus Indosurya disetiap wilayah yang pengaduannya berbeda.

“Kita tidak boleh kalah dengan kejahatan, negara harus hadir,” pungkas Mahfud MD.(Leo)