Mediatipikor.com, Lampung Utara – Kepala Desa Cempaka, Rizki Puspa Dewi, S.E., M.M., menghadiri Malam Nuzulul Qur’an di Masjid Miftahul Jannah, Dusun 1 Desa Cempaka, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (7/4/2023).
Turut hadir bersama Kepala Desa, Staf Desa, Kaur, Kadus, BPD Cempaka, Santri, serta masyarakat.
Diawali dengan sholat isya dan taraweh berjamaah, yang merupakan agenda safari ramadhan Pemerintah Desa.
Dalam sambutannya, Ketua Pembangunan Masjid Miftahul Jannah, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala Desa Cempaka dan para jamaah yang telah berpartisipasi dalam meyambut malam Nujulul Qur’an.
“Permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila masih terdapat banyak kekurangan didalam dewan dewan kegiatan menyambut Nuzulul Qur’an ini. Meskipun diadakan dengan sederhana namun jangan sampai mengurangi nilai-nilai ukhwuah malam Nuzulul Qur’an ini,” kata Ketua Pembangunan Masjid Miftahul Janah.
Dalam sambutanya, Kades Cempaka, Rizki Puspa Dewi, meminta kepada para santri agar meningkatkan khataman al-qur’an yang sudah di laksanakan setiap malam jumat.
“Alhamdulillah tahun ini acara yang kita nanti-nantikan sangat ramai, mudah-mudahan tahun depan 2024 kalau umur panjang kita bertemu lagi. Semoga diberikan umur yang panjang, berhubung masa jabatan saya berakhir tanggal 12 juli 2023,” ungkapnya.
Disampaikan Rizki, terkait pemilihan kepala desa mendatang, siapa pun yang terpilih nanti tentulah yang terbaik dan bisa memakmurkan dan jangan sampai terpecah belah.
“Untuk selalu memupuk nilai-nilai bergotong-royong, tingkatkan siskamling ronda malam supaya kita bisa adem ayem aman dan ini salah satu amanat dari waka polres. Adapun mengenai saran Ketua panitia Masjid tentang rehab flafon masjid saya pelajari dulu dan usulkan ke pemerintah pusat, tolong doa kan saya bisa ada rezeki, untuk meningkatkan pengajian ibu-ibu saya memberikan sistem suara,” tutup Kades.
Acara khidmat dan penuh keimanan semakin terasa dengan alunan-alunan sholawat yang dibawakan oleh Santriwati Pondok Pesantren Rodhotusalim.
Selanjutnya di isi ceramah agama oleh Ustadz Bahar tentang hikmah Nuzulul Qur’an adalah mencontoh suri tauladan Rasulullah SAW. Semua yang diciptakan Allah SWT berkat adanya Nur Muhammad, barang siapa yang memikirkan sholawat satu kali maka Allah akan membalasnya sepuluh kali dan Rahmat Allah itu 1 di dunia dan 99 di akhirat.
Ustasz Bahar mengajak seluruh Jamaah untuk mendirikan majelis ilmu karena menuntut ilmu itu wajib dari lahir sampai ke liang lahat.
“Jangan terpaut ke dunia, jadikanlah Al-qur’an jadi pembina kita, pembimbing kita, penuntun kita, caranya yaitu dengan mengaji,” ujar Ustadz.
Rangkaian acara ditutup dengan do’a bersama oleh Ustadz Bahar.(Iwan)


















