Sementara itu di lain kesempatan, Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H., mengatakan sebaiknya Presiden memberhentikan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko agar tidak menimbulkan citra buruk. Pasalnya, fokus tugas KSP adalah melayani Presiden bukan justru mengurusi partai.
“Moeldoko itu setingkat menteri tapi bukan menteri, harusnya KSP melayani pimpinan bukan ngurusi partai,” tutur Jimly, belum lama ini, di acara Talk Show Kompas TV bersama Rosianna Silalahi.
Prof. Jimly setuju bahwa pemberhentian Moeldoko dari KSP bertujuan agar tidak menimbulkan prasangka buruk bahwa istana membiarkan praktek kudeta Partai Demokrat.
“Saya pernah menyarankan sebaiknya Moeldoko diberhentikan dari KSP supaya tidak menimbulkan citra buruk,” ujarnya.(Soekiman Leo)


















