Pusat Informasi Media Tipikor Nasional
Daerah  

Baitul Mal Bireuen Salurkan Rp 8,3 Miliar Zakat dan Infak Tahun 2024

Pada senif fisabilillah disalurkan bantuan kepada 504 santri dari keluarga miskin pada dayah (pesantren) dan Lembaga Pendidikan Islam di wikayah Kabupaten Bireuen Rp.504 juta. Selain itu untuk 2 orang muallaf yang sejak pensyahadatannya kurang dari tiga tahun.

Selain sumber dana zakat dan infak pada Baitul Mal Kabupaten Bireuen. Turut disalurkan dana zakat guru SMA/SMK/SLB sumber anggaran dari Baitul Mal Aceh Rp.1,1 miliar lebih yang disalurkan kepada fakir, miskin, siswa SMA/SMK/SLB dan santri di Kabupaten Bireuen.

Rumah Fakir/Miskin Dibangun 2025

Tgk Muhammad Hafiq menyampaikan pembangunan rumah fakir/miskin (dhuafa) yang direncanakan tahun 2024 baru dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. Rumah tipe 36 yang dibangun sebanyak 100 unit tersebar di kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen.

“Data penerima yang kami tetapkan sudah melewati tahap verifikasi dan validasi oleh tim verifikasi yang melibatkan tenaga teknis dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bireuen dan petugas dari Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Bireuen,” terangnya.

Pada tahun 2025 juga akan dibangun 70 unit jamban sehat untuk keluarga miskin. “Data penerima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen yang kemudian divalidasi tim gabungan Baitul Mal dan tenaga teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bireuen,” sebutnya.

Tgk Muhammad Hafiq berharap kepada calon penerima rumah bantuan bagi fakir/miskin (dhuafa) dan jamban sehat untuk keluarga miskin untuk bersabar menunggu anggaran APBK Bireuen tahun 2025 yang didalamnya tercantum dana Zakat dan Infak dapat direalisasikan.(Abdullah)