Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesenian, Tradisi, dan Warisan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Kalteng Sussy Asty.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa lomba manjawet uwei menjadi ruang ekspresi bagi para pelaku seni rupa sekaligus wadah untuk meningkatkan kreativitas serta melestarikan kearifan lokal.
Tradisi manjawet uwei merupakan warisan budaya masyarakat Dayak dalam mengolah hasil alam, khususnya rotan, menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomi.(DiskominfoSP)


















