Namun, proses tender tersebut menjadi sorotan karena terdapat perusahaan lain yang memasukkan nilai penawaran identik dengan pemenang, yakni PT Gunakarya Nusantara sebesar Rp64.976.310.994,40. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya indikasi persekongkolan tender yang dinilai perlu mendapat perhatian pihak berwenang.Dalam regulasi yang berlaku, Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 melarang pelaku usaha bersekongkol untuk mengatur atau menentukan pemenang tender sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat.
Selain itu, Peraturan KPPU Nomor 3 Tahun 2023 dan Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 juga mengatur bahwa kesamaan harga penawaran dapat menjadi salah satu indikator yang wajib dievaluasi dalam proses pengadaan.Sementara itu, hasil pemantauan di lapangan pada 21 Mei menunjukkan aktivitas pekerjaan yang masih terbatas.
Sejumlah alat berat terlihat beroperasi di lokasi, masing-masing untuk pekerjaan perkuatan tanggul sementara dan pemancangan pondasi mercu bendung.Project Manager proyek, Afandi, saat ditemui di lokasi menyampaikan bahwa progres pekerjaan hingga saat ini baru mencapai sekitar 8 persen.“Progres sampai saat ini baru mencapai 8 persen,” ujarnya singkat.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena proyek telah berjalan sekitar tujuh bulan sejak penandatanganan kontrak pada 16 Oktober 2025.Di sisi lain, Beni selaku direksi atau pengawas proyek dari BBWS Cimanuk-Cisanggarung belum memberikan tanggapan saat dihubungi. Sementara itu, Dani selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) disebut belum pernah ditemui di lokasi pekerjaan meskipun sejumlah pihak mengaku telah beberapa kali melakukan pemantauan langsung.
Seorang petani setempat yang enggan disebutkan namanya berharap proyek dapat segera diselesaikan agar kebutuhan air irigasi kembali normal.“Kami sangat berharap perbaikan bendung ini cepat selesai agar kebutuhan air untuk sawah kembali tercukupi. Jangan sampai terjadi seperti proyek lain yang setelah selesai justru mengalami kerusakan dan harus diperbaiki kembali,” ujarnya.
Masyarakat berharap proses pembangunan Bendung Cariang dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, serta menghasilkan kualitas konstruksi yang mampu mendukung kebutuhan irigasi petani dalam jangka panjang.Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih diupayakan untuk memberikan klarifikasi guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang.


















