Pemerintah

Bupati Labusel Buka Kegiatan Sosialisasi Pilkades E-Votting

11
×

Bupati Labusel Buka Kegiatan Sosialisasi Pilkades E-Votting

Sebarkan artikel ini

Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara Elektronik (E-Voting) di Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang digelar di Aula BappedaLitbang, Rabu (29/7/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro, Wakil Ketua DPRD Labusel M. Romadon Nasution dan Irmayanti Siregar, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, anggota DPRD Labusel, Wadanramil 11 Kotapinang Kapten Inf. Rahmad Hidayat, Kasi Intel Kejari Labusel Oloan Sinaga, mewakili Kapolres Labusel AKP S. Silalahi, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, para camat, para kapolsek, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menegaskan bahwa pemilihan kepala desa merupakan salah satu wujud nyata demokrasi di tingkat desa. Oleh karena itu, setiap tahapan pelaksanaannya harus mampu menjamin asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, efisien, dan transparan. Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah penerapan sistem pemungutan suara secara elektronik atau e-voting dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa.

Bupati menjelaskan bahwa penerapan e-voting bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas demokrasi di desa. Melalui sistem tersebut, proses pemungutan dan penghitungan suara diharapkan berlangsung lebih cepat, akurat, transparan, meminimalkan potensi kesalahan manusia, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilihan.

Namun demikian, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan e-voting tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada kesiapan seluruh pihak, mulai dari penyelenggara, aparat desa, hingga masyarakat sebagai pemilih. Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi dan simulasi ini menjadi bagian penting agar seluruh peserta memahami mekanisme penggunaan perangkat e-voting secara baik dan benar sebelum diterapkan pada pelaksanaan Pilkades.

Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan tidak ragu bertanya apabila terdapat hal-hal yang belum dipahami.