MEDIATIPIKOR.COM Kantor Hukum ARZ & Rekan mengaku telah mengajukan pengaduan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan pelindungan data pribadi yang diduga berkaitan dengan rekaman CCTV milik PT Bank Aceh Syariah.
Pengaduan tersebut diajukan menyusul beredarnya rekaman video yang menurut kuasa hukum diduga berasal dari kamera pengawas (CCTV) Bank Aceh Syariah dan memperlihatkan peristiwa yang dialami klien mereka, Malahayati.
Pengaduan kepada OJK tercatat dengan Nomor 0028/ARZ/IX/2026 tentang Pengaduan Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen atas Kebocoran Data Pribadi oleh PT Bank Aceh Syariah.
Sementara pengaduan kepada Bank Indonesia melalui Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh tercatat dengan Nomor 0029/ARZ/IX/2026 dengan pokok pengaduan yang sama.
Kronologi
Berdasarkan dokumen pengaduan yang disampaikan kuasa hukum, Malahayati merupakan nasabah PT Bank Aceh Syariah.
Pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 19.50 WIB, Malahayati disebut mengalami dugaan tindak pidana penganiayaan di kawasan ATM Bank Aceh, Jalan Diponegoro Nomor 20, Sabang, atau di sekitar Warung Seafood Sabang Merauke dan ATM Bank Aceh Syariah di depan Kantor Wali Kota Sabang.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Aceh pada 10 September 2026 dengan Nomor Laporan STTLP/B/269/IX/2026/SPKT/Polda Aceh.
Dalam laporan tersebut, terlapor disebut atas nama Nazaruddin, S.IKOM alias Tgk. Agam, yang dalam dokumen laporan polisi disebut sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan mantan Wali Kota Sabang.
Kuasa Hukum Soroti Peredaran Rekaman CCTV
Kuasa hukum Malahayati menyatakan bahwa setelah kejadian tersebut beredar sebuah rekaman video di masyarakat yang mereka duga berasal dari CCTV milik Bank Aceh Syariah.
Menurut kuasa hukum, rekaman tersebut memperlihatkan identitas serta peristiwa yang dialami kliennya. Mereka mempertanyakan bagaimana rekaman tersebut dapat beredar ke publik dan apakah proses pengambilan serta penyebarannya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.






