Mediatipikor.com, Nunukan – Senator asal Provinsi Kalimantan Utara, Fernando Sinaga, merupakan Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) berkesempatan mengunjungi wilayah Krayan Raya, Desa Long Midang, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu (30/4/2023) lalu.
Dalam kunjungan di masa reses, warga mengadukan soal pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu yang ternyata telah mangkrak pembangunannya sejak tahun 2020 lalu kepada Fernando Sinaga.
“Sangat memprihatinkan melihat langsung pembangunan pengembangan PLBN Terpadu di Desa Long Midang ini yang biayanya bersumber dari APBN, kontraknya sejak 8 Oktober 2020 tetapi sampai sekarang belum terealisasi. Jadi sudah mangkrak selama 3 tahun”, geram Fernando Sinaga.
Fernando Sinaga menilai harusnya program ini sudah selesai karena pembiayaannya menggunakan anggaran APBN tahun 2020 – 2022.
“Saya mendapatkan informasi di lapangan dari para warga soal mengapa pembangunan ini mangkrak, kontraktor menyebut pembangunan tidak dapat dilanjutkan karena warga disini melarangnya dan tidak memberi izin,” ungkapnya.
Dilatakan Fernando, fakta di lapangan dan aspirasi masyarakat yang diperoleh selama di Desa Long Midang ini berbeda dengan alasan yang disampaikan oleh masyarakat. Menurutnya, masyarakat disini sangatlah mendukung pengembangan PLN Terpadu.
“Saya pikir alasan kontraktor ini mengada-ada. Masyarakat disini sangat mendukung adanya PLBN Terpadu karena akan berdampak pada peningkatan ekonomi warga disekitar PLBN,” tegasnya.
Fernando Sinaga berjanji akan membawa aspirasi warga Desa Long Midang ini ke DPD RI untuk diperjuangkan bersam-sama saat Komite I DPD RI menggelar Rapat Kerja dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kemendagri dan Kementerian PUPR.(Soekiman Leo)


















