“Terjun ke politik sudah pasti menginjak lumpur. Pilihannya adalah tetaplah melangkah sekalipun menginjak lumpur. Namun jangan sampai berkubang di dalam lumpur,” ujar Bane usai melakukan kontemplasi di sebuah sudut ruangan Istana Gebang.
Sudut ruangan “Bung Besar”, imbuh Bane, yang kaya dengan sejarah tentang Bung Karno.
“Bagak, Bane Bergerak, Barisan Ganjar Kerja, ayo kita Gaspol,” pungkas Bane Raja Manalu.(Widya Siregar)


















