Ainal Mardhiah pada kesempatan itu mengutip filsuf Immanuel Kant; “Dua hal yang paling membuatku kagum, langit penuh bintang di atasku dan hukum moral di dalam diriku“.
“Kalian bisa baca di dalam buku Immanuel Kant mempublikasikan banyak teori dalam hal etika, agama, hukum, estetika, astronomi, dan sejarah salah satu karya terkenalnya adalah Critique of Pure Reason (Kritik der reinen Vernunft, 1781), yang dianggap sebagai salah satu karya berpengaruh bagi dunia filosofi,” papar Ainal Mardhiah dengan tutur kata yang lembut tetapi dengan raut wajah serius.

Redha Vahlevi, didampingi Oleh Fadli SH MH yang juga menjabat wakil ketua PN negeri Jantho, dan beberapa hakim dari Pengadilan negeri dan Mahkamah Syar’iyah Jantho yang tergabung dalam wadah IKAHI cabang Aceh Besar menyampaikan terima kasih atas nasehat dan petuah dari Yang Mulia Ainal Mardhiah. “Insya Allah prinsip-prinsip dan pengalaman yang diajarkan dan sharing oleh ibu Ainal Mardhiah akan kami pedomani dan insya Allah kami bersama rekan-rekan akan kami maksimalkan nasehat yang Mulia hakim Agung terpilih DPR RI baik dalam Bertugas sebagai hakim, maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Redha didampingi rekan-rekan hakim dari Ikahi.
Pertemuan berlansung penuh keakraban dan Yang Mulia Ibu Ainal Mardhiah turut menyapa beberapa pihak, diantaranya jaksa dari Kejari Aceh Besar, Psikolog yang kebetulan pada hari Senin ( 23/11/ 2023 ) sedang bersidang di Mahkamah Syar’iyah Jantho.
Sebelum pamit Ibu Ainal Mardhiah yang didampingi suaminya turut berfoto dengan pengurus Ikahi Aceh besar, jaksa dan para psikolog dari Dari Dinas Pemberdayaan dan anak ( DP3A ) Provinsi Aceh. ( rel )


















