Pusat Informasi Media Tipikor Nasional
Fokus  

Mahkamah Syar’iyah Jantho Gelar Maulid Akbar dan Santuni Ratusan Anak Yatim

Foto Istimewa

Di sisi lain Tampak hadir anggota DPR RI asal Aceh, Rafly Kande, serta mantan petinggi GAM, Sofyan Daud, Prof Dr Samsul Rizal M.Eng, Prof Dr Husni Djalil SH MH, Prof Dr Jasman Jamal Makruf, Dr Amri SE, Dr Taqwaddin SE MH, dan beberapa tokoh Jurnalis Yarmen Dinamika, Adi Warsidi, Muhammad hadi, Juli Amin, Ucok Suparta dan beberapa awak jurnalis lainnya serta Marhaban SE Kacab Bank Aceh, Fahmi dari bank aceh jantho Sementara penceramah agama adalah Abiya Ruhul Mudi, Tgk Muhammad Yusuf. Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho, M Redha Vahlevi menyampaikan agenda Maulid Nabi tersebut berawal diskusi kecil dengan sejumlah sahabatnya terdiri dari Sekretaris dan Panitera Mahkamah Syar’iyah Jantho, hingga dapat terlaksana dengan sistematis dan berlangsung khidmat, Intinya adalah sama-sama mengingat kembali perjuangan Rasulullah Muhammad sebagai pembaharu di dunia, menjalin silaturahmi bersama Aparat Penegak Hukum ( APH ) Polisi dan Jaksa serta Hakim dan menyantuni anak yatim.

Redha juga menyebutkan Mahkamah Syar’iyah Jantho terus dibenahi sebagai sebuah pengadilan yang nyaman bagi pencari keadilan. “Mahkamah Syar’iyah Jantho yang sebelumnya berada di kaki rimba Seulawah yang tidak dikenal orang, hari ini menjadi salah satu satuan kerja Pengadilan yang nyaman bagi masyarakat pencari keadilan.

Kami membuat suasana bahwa pengadilan adalah second home ( rumah kedua ) bagi para pihak berperkara, karena yang datang ke pengadilan tetap bawa masalah dan (sebagian) bersifat sangat privat,” katanya.

Penceramah Maulid, Tgk Muhammad Yusuf dalam tausiyahnya mengajak semua hadirin untuk mencintai Allah, Rasulullah Muhammad dan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi seluruh umat Islam. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan masyarakat Palestina yang sedang berjuang menjaga Baitul Maqdis, akibat agresi Israel.

Usai tausiyah, agenda dilanjutkan penyerahan santunan dan bingkisan kepada Ratusan anak yatim, yang diberikan oleh sejumlah pejabat dan tokoh. Agenda Maulid Nabi di Mahkamah Syar’iyah Jantho ditutup dengan doa bersama, di hadiri dengan Konser Islami selanjutnya makan bersama kuah beulangong dalam suasana keakraban. [rel )