Pusat Informasi Media Tipikor Nasional
Berita  

DPRD Barito Utara Soroti Realisasi Program MBG

Program strategis nasional menjadi sorotan tajam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Rabu (8/4/2026), para wakil rakyat mengupas tuntas banyaknya keluhan dan laporan para orang tua murid pelaksanaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Muara Teweh, Rabu (08/04/2026).

Rapat yang digelar di Ruang Rapat DPRD setempat itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli. pertemuan yang dihadiri 11 anggota dewan dan 61 undangan dari unsur eksekutif serta instansi terkait.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan pusat yang dijalankan di Barito Utara benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Hj. Henny.

Sejumlah kritik dan masukan konstruktif dilontarkan anggota dewan kepada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Anggota DPRD sepakat, SPPG diminta terus berinovasi dalam penyajian menu agar lebih disukai dan sesuai dengan selera anak-anak.

Anggota DPRD HASRAT, S.Ag menyampaikan, tak hanya soal cita rasa, aspek kehalalan juga menjadi perhatian utama. DPRD meminta SPPG Barito Utara untuk segera mengurus sertifikat halal. Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin keamanan dan kehalalan produk yang dikonsumsi anak-anak.

“Kami ingin semua itu bisa dipenuhi oleh pihak SPPG. Pengawas di lapangan juga harus lebih aktif memastikan distribusi dan kualitas makanan berjalan sesuai standar,” ujar Hasrat.

Sebagai bentuk pengawasan nyata, DPRD berkomitmen untuk melakukan kunjungan langsung ke Dapur SPPG di wilayah Barito Utara dalam waktu dekat. Rombongan dewan akan meninjau langsung proses produksi hingga distribusi makanan Sekolah

Anggota DPRD Barito Utara, PATIH HERMAN. AB berharap pihak SPPG dapat merealisasikan hasil rekomendasi RDP yang telah disepakati.

“Kami harapkan semua pihak yang hadir hari ini dapat menjalankan rekomendasi yang disepakati. Keputusan RDP ini harus segera ditindaklanjuti oleh pihak eksekutif,” ujar Patih.

Sementara itu, menurut DPRD Patih Herman, bagi SPPG yang sudah baik, di pertahankan kualitas makanan dan menunya, bagi yang kurang baik agar di perbaiki.

“Dari 9 Kecamatan 10 Kelurahan, 93 desa yang ada di Kabupaten Barito Utara, hanya terkaper 2 Kelurahan dalam kota Muara Teweh, di Kecamatan Teweh Tengah hanya 2 kelurahan yang mendapatkan makanan MBG,” bebernya.

Pantauan awak media, pada RDP yang berlangsung interaktif ini, turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Barito Utara, Eveready Noor, S.E., Kepala Dinas Kesehatan, serta sejumlah perwakilan SPPG.

Penulis: RamliEditor: Rizal Syam