MEDIATIPIKOR.COM – Pengamat politik dan kebijakan publik, Usman Lamreung, menyoroti keresahan yang berkembang di kalangan kepala sekolah di Aceh Besar terkait dugaan pola tidak sehat dalam pengelolaan bantuan dan rehabilitasi sekolah.
Menurut Usman, banyak sekolah dengan kondisi memprihatinkan justru belum mendapat perhatian serius, sementara sejumlah sekolah tertentu dinilai lebih mudah memperoleh rekomendasi dan akses program rehabilitasi.
“Di lapangan muncul kesan kuat bahwa kedekatan, loyalitas, dan kemampuan menyenangkan atasan lebih menentukan dibanding kebutuhan objektif sekolah,” ujar Usman, Selasa (12/5/2026).
Ia menilai, apabila dugaan praktik fee proyek dan permainan rekomendasi rehabilitasi sekolah benar terjadi, maka hal tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap dunia pendidikan.
“Dana pendidikan yang seharusnya digunakan untuk memperbaiki ruang belajar siswa justru diduga dijadikan ruang transaksi kepentingan kelompok tertentu,” katanya.


















