MEDIATIPIKOR.COM – Puluhan warga mengaku kecewa setelah tidak dapat memasukkan proposal usaha di kantor Baitul Mal Aceh Besar, meski sebagian besar telah mengantre sejak pagi hari, bahkan sebelum pukul 12.00 WIB.
Penutupan layanan secara tiba-tiba memicu keluhan dan tanda tanya di kalangan masyarakat yang berharap mendapatkan akses bantuan modal usaha.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah warga masih bertahan di area pelayanan, berharap ada kebijakan lanjutan yang memungkinkan proposal mereka tetap diterima.
Namun, papan bertuliskan “Tutup” telah dipasang di meja layanan, sementara aktivitas administrasi dihentikan.
“Saya sudah datang dari pagi, antre dari sebelum siang. Tapi tiba-tiba ditutup tanpa penjelasan jelas. Kami hanya disuruh pulang,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Situasi ini memunculkan harapan agar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, khususnya bupati, segera mengambil kebijakan yang berpihak pada masyarakat kecil.


















