Seharusnya, tutur Rizki, sebelum melakukan pemadaman, pihak PLN terlebih dahulu memberikan informasi, terkait kendala dan penyebab sehingga terjadi pemadaman listrik.
“Pemadaman listrik yang sering terjadi tak beraturan beberapa hari belakangan ini berdampak pada ekonomi masyarakat, khususnya para penjual ikan yang setiap harinya membutuhkan listrik untuk pembuatan Es Batang, serta keperluan keluarga untuk persiapan Pagi Hari,” ungkap Rizki yang juga juru bicara Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh ini.
Rizki menambahkan, dengan kondisi pelayanan PLN Cabang Aceh Utara yang tidak maksimal, tentu tidak dapat memberikan kenyamanan pelanggan, bahkan sangat mengganggu aktivitas masyarakat di seputaran Kecamatan Kutamakmur.
“Masyarakat yang ada di kecamatan Kutamakmur sangat kecewa terhadap kinerja PLN Cabang Aceh Utara. Jadi kami harap PLN bisa mencari solusi atas persoalan yang terjadi,” pungkasnya.(Amir Sagita)

















