Bupati
Murung Raya Heriyus,.S.E menyampaikan, longsor terjadi murni karena cuaca extrem, iya menghimbau kepada seluruh masyarakat Murung Raya, agar tetap waspada, karena curah hujan tinggi di Kabupaten Murung Raya.
“ Heriyus mengatakan pada saat meninjau ke tiga titik lokasi benca alam, pemerintah hadir sebagai bentuk wujud kepedulian pemerintah dalam suka dan duka masyarakat Murung Raya, Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melalui akses ke jembatan Sanggarahan, dan Jembatan penghubung desa Tino Talih antar Desa Sungai Lunuk yang harus ditutup karena ambruk,” ucap Bupati Mura.
Selain itu, Bupati menegaskan,Pemerintah segera memperbaiki fasilitas yang sekarang ini terdampak bencana untuk menjadi lebih bagus lagi. “Kita ketahui ada beberapa titik banjir dan longsor yakni longsor di jalan Pelita Mayong dua titik, longsor turap Taman Makam Pahlawan Puruk Cahu, genangan banjir di simpang
Pulou Basan akibat hujan deras ekstrim”.
Masih dikatakan Bupati Mura Heriyus, ” Ada beberapa kecamatan juga berdampak bencana dan masalah arus listrik karena pohon tumbang. “Saya bersyukur atas kesiapsiagaan pihak
PLN untuk menangani masalah listrik. Kepada Camat dan Kepala Desa yang wilayahnya terdampak bencana agar, turun kelapangan untuk membantu masyarakat serta agar selalu waspada terhadap bencana, tukasnya
(Lisbon)