“Pembelajaran dari studi banding ke daerah yang telah memiliki sistem pembangunan yang matang sangat krusial, karena dapat membantu kita menghindari kesalahan yang tidak perlu dalam pelaksanaan program di Murung Raya,” ucapnya pada Jumat (17/04/2026).
Ia menambahkan, berbagai pembelajaran dari Kota Surabaya dinilai relevan untuk diterapkan di Murung Raya, khususnya dalam memperkuat birokrasi yang efektif serta mendukung pengelolaan anggaran yang efisien dan transparan. Salah satu fokus utama yang dipelajari adalah penerapan sistem terintegrasi berbasis konsep “satu peta, satu data” yang mencakup seluruh program pembangunan, baik yang sedang berjalan maupun yang direncanakan ke depan. Sistem tersebut diyakini mampu mengurangi tumpang tindih program serta ketidaksesuaian data yang kerap menjadi kendala dalam pembangunan daerah.
(Fahriadi)


















