Pusat Informasi Media Tipikor Nasional
Daerah  

Ibu Ibu Menjerit Tidak Transparan dan Amburadur Serta Tingkah laku Keuchik Mns.Reudeup Pandrah

Mediatipikor.com,BIREUEN- Sejumlah ibu ibu menjerit karna ke-tidak transparan realisasi anggaran DD sejak 2020 hingga kini amburadur dan tingkah laku Keuchik Rahmat Saputra S,IP selama ini di Desa Mns.Reudeup Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen Aceh, Selasa 6 Agustus 2024.

Asal muasal, dia bukan penduduk asli yang lahir di Mns.Reudeup, Keuchik Rahmat Saputra S,IP itu setelah dilantik beberapa hari lansung berdomisili di Desa Pandrah Kande, Kecamatan Pandrah hingga kini sangat jarang nanpak sebagai pemimpin desa kami, sebagaimana yang kami harapkan pada aturan dasar pencalonan keuchik.

Ironisnya, berawal dari dilantiknya pada bulan Januari 2020 Keuchik Rahmat Saputra S,I.p mengantikan Keuchik Darni (alm) desa Mns. Reudeup Kecamatan Pandrah, dan kami perkirakan akan habis masa jabatannya pada bulan 11 2025 nantinya ucap mereka di teras Menasah.


Diceritakan warga, pada saat serah terima jabatan baru Keuchik Rahmat Saputra S,IP ianya menerima kas desa sebesar Rp 120 juta lansung dari tangan Keuchik Darni (alm) yang lansung disaksikan oleh masyarakat dalam rapat umum itu di ruang Meunasah, dana ini tidak jelas peruntukannya, katanya.

“Kami sangat kecewa dengan sikap keuchik, sementara kami sangat menyanyangkan masa depan Gampong Mns Reudeup, baik dengan pembangunan fisik maupun non fisik oleh ketidak transparan keuchik terhadap sejumlah aitem pekerjaan bahkan kami menduga banyak yang fiktif, seperti Talud penahan tanah Rp 22 juta lebih tahun angaran 2022, sejak dilantik hingga kini harapan masyarakat yang trus disia-siakan oleh Keuchik Rahmat Saputra, ” ujar warga warga itu.

Menuai kecamatan dari warganya mengenai Dana Desa (DD) yang trus digelontorkan pada setiap tahunnya sebasar sekira Rp 800 juta, sejak awal menjabat pada tahun 2020 hingga kini tahun 2024 belum pernah dilakukan rapat umum, maka hal kisruh ini semankin menjadi-jadi di kalangan masyarakat setempat, katanya lagi.

Sebelumnya, Khairil Anwar M.Amin (54) yang didampingi Abdul Hadi Amanaf kepada Media Tipikor ( 6/8) mengatakan, kami mewakili dari masyarakat Mns Reudeup mempertanyakan keberadaan Keuchik dan perangkatnya, karna perangkat yang sudah ada sebelumnya sudah dipecat secara semena.