“Jika Pemkab ataupun masyarakat memiliki lahan yang tidak digunakan, kami siap untuk merubahnya menjadi lahan produktif bersama masyarakat setempat. Untuk itu, mari kita saling bekerjasama guna kemajuan Kabupaten Nduga yang lebih baik ke depannya,” ujar Danrem.
Diketahui Pj. Bupati Nduga Namia Gwijangge, S.Pd. M.Si awalnya telah menyerahkan bantuan modal usaha kepada 9 pelaku usaha Asli Nduga dan saat ini pihaknya kembali memberikan bantuan kepada 11 orang sehingga total yang telah mendapatkan bantuan modal usaha berjumlah 20 orang. Dimana pengusaha asli Nduga ini mendapatkan bantuan modal sebesar Rp 50 jt perorangnya.
Penyaluran bantuan usaha ini berangkat dari rasa keprihatinan Bupati Kab. Nduga terhadap warga asli Nduga yang berwirausaha. Karena terkendala modal, sehingga mereka menjalankan usahanya dengan keterbatasan.
“Maka dari itu diperlukan langkah cepat oleh Pemda Nduga dan hal inilah yang kami lakukan dengan komitmen yang kuat untuk membantu masyarakat Nduga, agar usaha mereka berkembang. Pemkab Nduga akan terus memberikan bantuan sesuai dengan data yang ada,” beber Bupati Namia.
Lebih lanjut dikatakan, Program ketahanan pangan yang disampaikan oleh Danrem 172/PWY sangat bagus. “Tinggal kita lihat dimana lahan yang cocok dan kita olah bersama-sama. Hal ini juga sangat baik untuk menjalin keakraban dan kedekatan TNI dengan masyarakat khususnya di wilayah Kab. Nduga,” pungkasnya.(Boe)


















