Pusat Informasi Media Tipikor Nasional
Daerah  

Pelantikan Imum Syiek Masjid Abu Indrapuri Tuai Polemik, Mursalin Nagaya Minta Evaluasi dan Pencabutan SK

MEDIATIPIKOR.COM | Pelantikan dan pengukuhan Imum Syiek di Masjid Besar Abu Indrapuri yang telah dilaksanakan pada Kamis (2/4/2026) terus menuai polemik di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut sebelumnya juga disorot akibat beredarnya surat undangan yang dinilai tidak memenuhi unsur administratif.

Menanggapi hal tersebut, tokoh Aceh Besar, Mursalin Nagaya, menyatakan penolakannya terhadap pelantikan Tgk. Zulfa Saputra, SE sebagai Imum Syiek. Ia menilai proses tersebut tidak hanya bermasalah secara administrasi, tetapi juga belum mencerminkan kelayakan figur yang seharusnya memimpin masjid.

Menurut Mursalin, posisi imam masjid merupakan jabatan suci yang tidak bisa diisi oleh sembarang orang. Ia menegaskan bahwa seorang imam harus menjadi teladan dalam akhlak, perilaku, ucapan, serta memiliki kapasitas keilmuan yang baik di mata masyarakat.

“Masjid itu tempat suci, tempat ibadah. Jadi yang memimpin harus benar-benar figur yang tidak diragukan lagi akhlaknya, perbuatannya sehari-hari, pekerjaannya, dan perkataannya. Imam masjid itu adalah sosok terbaik di tengah masyarakat, bukan figur yang muncul karena ambisi pribadi,” ujarnya.

Ia juga menyarankan agar Tgk. Zulfa Saputra dapat melakukan introspeksi diri dan tidak memaksakan diri untuk menduduki jabatan tersebut jika belum mendapat penerimaan luas dari masyarakat.

“Imam masjid itu dipilih dan dihormati oleh masyarakat, bukan karena keinginan pribadi. Kalau belum diinginkan, maka harus berjuang dan memperbaiki diri, bukan memaksakan diri,” tambahnya.